Jan 31, 2010

DEFINISI / PENGERTIAN KURIKULUM

0 comments
Ada banyak definisi untuk kata 'kurikulum'. Kurikulum sendiri berasal dari bahasa latin: curere yang artinya berlari cepat. Setelah dikembangkan berbentuk kata kurikulum, artinya berubah menjadi 'suatu jarak yang harus ditempuh seorang pelari mulai dari start hingga garis finish'.

Namun, jika kita cermati, kata kurikulum sekarang sangat terkait dan begitu melekat dengan dunia pendidikan, sehingga orang - orang sering menyebut kurikulum sebagai bagian dari dunia pendidikan, bagian yang tak terpisahkan. Jadi apa sebenarnya arti kurikulum yang kita kenal sekarang? Ada banyak pengertian. Saya akan mengutip diantaranya:

1. "Sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh oleh siswa untuk kenaikan kelas/mendapatkan ijazah" (kamus Webster 1875)
2. "Segala sesuatu yang diperoleh anak di bawah tanggung jawab sekolah" (William B Ragam;Modern Elementary Curricullum, 1963)


Namun, definisi yang diungkapkan oleh Ragan mempunyai banyak kelemahan, karena pada kenyataannya, segala pengalaman yang diperoleh seorang anak di sekolahnya tidak selalu positif. Ragan membuat definisi tersebut seolah - olah apapun yang diperoleh anak di sekolah, baik itu positif maupun negatif, menjadi tanggung jawab sekolah, dan disebut kurikulum. Sebagai contoh, apabila seorang anak mencontek atau tawuran di sekolahnya, walaupun hal itu terjadi secara tidak pernah sengaja dijadikan program sekolah, tetap menjadi tanggung jawab sekolah dan disebut dengan kurikulum.

Lalu muncullah definisi lainnya yang dikeluarkan oleh J.B Saylor dan Alexander.
Segala usaha untuk memengaruhi anak belajar, baik di dalam kelas, halaman, maupun di luar sekolah.

Definisi ini cukup menjawab segara kekurangan definisi yang dikemukakan oleh Ragan. Dalam definisinya, J.B Saylor dan Alexander menggunakan kalimat segala usaha. Ini berarti segala usaha yang diusahakan oleh sekolah untuk memengaruhi anak belajar, dan usaha - usaha yang dilakukan oleh sekolah ini diharapkan sebagai hal - hal yang positif, mengingat sekolah adalah suatu lembaga pendidikan. Hal - hal yang tidak diusahakan oleh pihak sekolah tidak disebut sebagai kurikulum.

Setelah itu, ada beberapa tokoh lainnya yang mengutarakan definisi kurikulum. Namun pada intinya, semuanya kurang lebih sama dengan apa yang diutarakan oleh J.B Saylor dan Alexander. Tetapi rupanya definisi - definisi tersebut masih mempunyai satu kekurangan, sehingga keluarlah satu definisi lagi yang dikeluarkan oleh Soedijarto, salah seorang tokoh pendidikan Indonesia. Beliau mengatakan definisi kurikulum sbb:

Segala usaha yang diusahakan oleh pihak sekolah untuk memengaruhi kegiatan belajar mengajar anak, baik di dalam maupun luar sekolah, yang mempunyai tujuan yang sesuai dengan lembaga yang bersangkutan.


Definisi tersebut melengkapi definisi yang diutarakan oleh J.B Saylor dan Alexander. Jika dibandingkan antara kedua definisi tersebut, definisi J.B Saylor dan Alexander mempunyai kelemahan karena definisinya yang terlalu luas dan hanya berfokus pada segala usaha yang memengaruhi anak belajar, namun tidak ada tujuan jelas untuk apa dan mengapa usaha tersebut perlu dilakukan. Sedangkan definisi yang dikeluarkan oleh Soedijarto dengan jelas menyatakan bahwa kurikulum harus mempunyai tujuan yang sesuai dengan lembaga yang bersangkutan. Dalam artian, semua kurikulum yang dikeluarkan oleh pihak lembaga yang terkait harus cocok dan sesuai dengan lembaga tersebut. Sehingga tidak ada kurikulum yang menyimpang, dan karena ada tujuan, kurikulum menjadi lebih mudah dicapai dan terkonsep.

Sumber : segala yang dikatakan oleh Pak Khaerudin, dosen pengampu Pengantar Pengembangan Kurikulum Universitas Negeri Jakarta 2009.

Jan 30, 2010

Tuan Pengusik

6 comments
Oke. Haduuuh. Bingung mau gimana ini. Ngasal aja deh! Yang penting adalah: gw bisa mencurahkan perasaan ini! Gw rasa kalo gw nggak nulisin ini atau apa, gw bisa meledak dan hancur berkeping - keping!

Sooo....beginilah
Suatu perasaan yang BELUM PERNAH terjadi sebelumnya terhadap gw
Suatu perasaan yang BARU PERTAMA kali terjadi ke gw
Aneh emang. Kenapa perasaan ini justru datang di usia gw yang sudah menginjak 18 tahun.
Telatkah?
Jadi inilah perasaan yang sebenar - benarnya dan yang kemarin - kemarin itu tampaknya bukan berarti apa - apa dibandingkan ini.

Jadi begini, si Tuan Pengusik ini datang begitu saja dan dengan satu tatapan singkat kok bisa meluluhlantahkan pertahanan gw selama ini. Heeeebbbbbaaaaaatttt!!! Nah, siapakah dia sampai bisa segitunya? Gw pun nggak tahu siapa dia.

You know, i feel so ashame to Allah SWT
Kenapa ada seorang Tuan yang bisa bikin gw kayak gini?
Lho kenapa gw jadi selalu terbayang oleh dia?
Aduh malunyaaaa
Gw ingin berlari ke haribaan Allah SWT dan menangis sejadi - jadinya memohon maaf atas kekhilafan ini
Gw maluuuuuuu

Si Tuan Pengusik ini, bikin gw gelisah terus
Gak tahu kenapa menurut gw dia itu sempurna sekaliiiii
Dan dia seakan - akan datang dari mimpi terjauh gw
Atau, jelmaan dari mimpi terjauh gw
Atau, jawaban dari doa gw selama ini (yang meminta diturunkan seorang pendamping yang bisa memimpin gw dalam kebaikan)

Si Tuan Pengusik ini,tapi juga,
Syukur Alhamdulillah, membuat hati gw terketuk
Sedikit banyak gw jadi sadar
Sadar kalo selama ini gw itu masih banyak kekurangannya

Tapi gw tahu...
Mana mungkin cowok yang kayak dy ini mau bersanding dengan gw
Gw cukup tahu diri

Hati gw serasa berdarah - darah, serasa ditusuk oleh ribuan pedang berkarat
Tapi kemudian disiram oleh cairan penyembuh yang membuat hati ini langsung nyaman
Lalu kemudian ditusuk - tusuk lagi
Disiram cairan penyembuh lagi
Ditusuk - tusuk lagi
Begitulah... terus begitu...

Tuan Pengusik ini
datang dari mimpi terjauh gw
Menjelma dari mimpi yang paling dalam
Hampir tidak percaya kalo ternyata di dunia ini ada cowok sebaik dy

Hufffff
Sampai kapan gw akan terus tersiksa begini???

Yaa Robbi tolonglah hambaMu yang tidak berarti ini
Jika aku harus mencintai seseorang dengan begitu dalam
Jika aku harus mengabdi kepada seorang pria
Bantulah aku menemukan seseorang yang bisa membawaku lebih dekat ke surgaMu
Seorang Imam yang bisa menjaga cintaKu kepadamu dengan aku mencintainya

Jan 29, 2010

PENYEBAB INSOMNIA BERDASARKAN ZODIAK

0 comments
Apakah Anda tahu, bahwa ada ada orang - orang yang percaya bahwa penyebab insomnia itu berkaitan erat dengan zodiak? Yuk liat! Just for fun aja!

Aries : Menganggap tidur itu sepele. Mereka suka menantang diri sendiri untuk begadang sampai pagi

Taurus : susah tidur gara - gara seprai sutra kesayangan mereka lupa diambil di binatu (hahaha)

Gemini : yang punya dua jiwa itu memang nggak pernah capek. Meleeeeek mulu. (hmmm... bolehlaaah)

Cancer : Gelisah di tempat tidur karena memikirkan bagaimana orang lain bisa tidur nyenyak (hahaha kayaknya ini bener deh. Bokap gw banget! hihi)

Leo : Nggak berani bergerak di atas ranjang lantaran takut membuat orang di sebelahnya terganggu tidurnya (masak iya sih?)

Virgo : nggak tidur - tidur soalnya sibuka merapikan ujung seprai dan menumpuk bantal dengan manis (jangan - jangan zodiaknya Cinderella Virgo?)

Libra : nggak bisa bobo soalnya nggak bisa memutuskan besok pagi mau pakai baju apa (hmmm..bener nggak ya?)

Scorpio : nggak bisa bobo soalnya menggunakan waktu tidurnya untuk melakukan kegiatan lain yang nggak ada hubungannya dengan tidur (zodiak gw. tapi apa maksudnya yaaa???)

Sagitarius : Nggak bisa berhenti berpikir soal hal lebih baik yang bisa dilakukan selain tidur (gila! haha)

Capricorn : Sepanjang malam sibuk memikirkan strategi tidur yang lebih berkualitas (wow yang ini lucu banget! Hahaha)

Aquarius : menderita kecanduan chatting parah, sehingga menghabiskan waktu 12 jam hanya untuk chatting (parah banget ini... mata bisa rusk deh)

Pisces : nggak berani tidur karena sering diusik mimpi tentang masa lalu (kasihan juga,,,)

Bagaimana menurut Anda? Apakah sesuai dengan zodiak Anda?

TRAGEDI UAS ONLINE PENGANTAR KURIKULUM

0 comments
Jujur aja, nggak nyangka waktu gw liat nilai Pengantar Kurikulum itu B! Sebenarnya gw sih pengennya dapet A ya, tapi mengingat kejadian mendebarkan menyangkut mata kuliah yang sangat mengasyikkan itu (salah satu matkul favorit gw), Syukur Alhamdulillah banget, gw bisa dapet nilai B!

Jadi gini ceritanya...
Tanggal 31 Desember, diadakan acara puncak Pemilu di UNJ, yaitu "Penghitungan Suara". Jujur, sebenarnya gw rada males dateng soalnya tanggal 31 itu udah libur. Dan jujur, alasan lainnya gw males dateng ke acara itu adalah karena gw udah punya acara sama Febi dan Gope nanti malem. Tapi... berhubung gw sudah diamanahkan sebagai Ketua KPU Jurusan TP, nggak mungkin gw menyia - nyiakan amanah itu. Jadi pukul 12 siang, gw dan beberapa anak KPU lainnya yaitu Dyah, Ramon, Febi, Gope, Shiska, Dwi, berkumpul di TP. Sebelumnya gw dan Shiska pergi rapat dulu di Gedung G, markasnya Majelis Tinggi Mahasiswa, rapat KPU satu Universitas. Setelah rapat usai dan dibagi perlengkapan untuk penghitungan suara, gw dan shiska cepet - cepet balik ke Daksin (gedung FIP, cukup jauh juga jalannya). Gw segera memberikan berbagai instruksi dan pembagian tugas agar Tempat Penghitungan Suara dapat segera dibuka di lobby Daksin.

Singkat cerita, akhirnya Penghitungan Suara berlangsung lancar dan akhirnya pukul setengah 6, selesai!!!! Horreeeee!!! Akhirnya Pemilu selesai juga. Tapi gw wanti - wanti ke anak KPU lain bahwa masih ada job desk lainnya yang menunggu yaitu Musyawarah Akhir Tahun (MAT) HMJ TP 2010.

Akhirnya!
Gw, Febi, dan Gope segera bersiap pulang dengan wajah berseri - seri. Kita udah nyiapin bakal ngadain "Girls Slumber Party" bertiga di rumah Gope. Ijin pun udah ditangan, karena kebetulan Febi udah jadi teman baik gw dan ortu gw juga udah kenal, dan Gope adalah temen SMA gw. Jadi, gampang aja! Febi, anak juragan ayam, udah nyiapin 3 ekor ayam yang siap untuk dipanggang! Kita pun bergegas ke rumah Gope dengan gembira.

Asik sih malem itu. Mulai dari yang kita curhat - curhatan, ceng - cengan, nonton tv, online, dan tepat pukul 12 malem kita naik ke genteng dan lihat fireworks... Wooow...selamat tinggal 2009, selamat datang 2010!!! Gw pun berdoa supaya di tahun 2010 semua keinginan gw dapat terwujud atas ridho Allah SWT.

Habis itu kita makan jagung bakar dan makan duren! Mantaaaappp!!!

Kita santai banget pokoknya, dan saat itu rasanya nggak ada yang pantes dicemaskan. Padahal nyatanya, tanggal 1 Januari adalah saat yang sangat amat krusial. Why kenapa? Ada UAS Pengantar Kurikulum (Pengkur) Online pukul 10 pagi!!! Tapi berhubung kita semua asyik curhat - curhatan dan berdoa, akhirnya kita sampai rada lupa besok ada Pengkur.

Sebenarnya anak - anak satu angakatn semua was - was. Menurut pengalaman dari senior - senior yang sudah berpengalaman, UAS online ini agak ribet. Harus bisa dipastikan bahwa koneksi internet cepet. Karena 1 soal hanya diberi waktu 1 detik. Biasanya, PG, 40 soal. Dulu pernah kejadian, gara - gara rebutan sinyal Wifi di lorong TP, anak angkatan 2007 pernah gagal semua UASnya!!! Untung dosennya pengertian. Dan sejak itu, nggak ada lagi yang mau nyoba rebutan sinyal Wifi pas lagi UAS online.

Banyak temen - temen gw yang terlampau takut koneksi internet di rumahnya off tiba - tiba dan memutuskan untuk booking warnet untuk lima orang. Begitu juga Gope. Berhubung gw dan Febi mau ngumpul di rumah Gope, dan rumah Gope nggak punya Wifi jadi gw pun nggak bawa netbook gw. Dan lagi Gope udah ngebooking warnet buat bertiga.

Persiapan gw sih udah lumayan. Gw paling nggak bisa kalo ujian nggak belajar. Jadi yaaah sebelum hari itu gw udah belajar dari catatan, dan beberapa buku. Jadi ya cukup bekal lah.. Tapi tetep aja gw deg degan. Dan Febi dan Gope bersyukur karena pada ujian itu akan ada gue dan mereka menganggap gw sebagai semacam Guardian Angel mereka (ckckck).

Malem (atau pagi?) sebelum tidur(klo nggak salah pukul 2, gw sama gope masih nonton tv, Febi udah 'tewas' duluan)gw sempet cemas juga sih. Gw bilang sama Gope: "Pe, klo besok warnetnya nggak buka, gimana?"

Kata gope: "Ih, jangan bilang gitu dong nggi!"

Yaudah akhirnya kita pun tidur. Keesokan paginya gw bangun paling pertama dan langsung mandi. Setelah mandi, ternyata Febi dan Gope belom bangun juga! Langsung aja gw gadang - gadang tuh anak 2 supaya bangun. Gw bilang aja udah jam 9! Febi langsung bangun tapi Gope masih tiduuur aja. Akhirnya bangun juga setelah gw sama Febi guncang - guncang.

Lalu pukul setengah sepuluh, setelah makan sepotong kue keju dan air putih, kita (yang masih ngantuk) pergi ke warnet. Kata Gope, warnetnya cukup jauh, naik motor aja.

"Hah!!!! Naik motor???!!!" kata gw.
"Iya, klo naik motor mah nggak begitu jauh. Kita bertiga aja!" kata Gope.
"Yakin lo, muat?" kata gw. Perasaan gw udah nggak enak aja. Gw tahu gw pasti jadi korban. Dan emang bener. Semenit kemudian gw menjadi korban. Gw di 'sandwich' di tengah - tengah diantara Gope dan Febi, mereka orang - orang yang besar dibandingkan gw. Untung sebentar. 5 menit kemudian kita nyampe. Langsung kita buka ilmupendidikan.net (web Pengkur)dan kita online fb dulu sambil nunggu jam 10. Eh, semua anak TP 2009 lagi pada online dan status updatenya pada deg degan gitu.

Pas semenit lagi jam 10, gw cari - cari lagi di web Pengkur apakah soal udah keluar? Sebelumnya juga anak - anak pada nge chat gw sampai taskbar gw hampir penuh nanyain soal pengkur ada dimana. Nah pas lagi buka - buka, gw nemu file bacaan. Ini dia soalnya! Gw langsung bilangin ke anak - anak.

Ternyata oh ternyata, soalnya cuma esai biasa aja, gak diwaktuin. Gak kayak bayangan kita yang buruk. Yaaaaah antiklimaks banget deeeeh...Akhirnya kita pun segera pulang untuk mengerjakannya di rumah Gope.

Kita sih ngerjain santai aja, sambil buka - buka catetan, sambil nonton TV... dan semua jawaban udah didapet! Senangnya. Waktu ternyata udah pukul 1 siang, dan kita pun, sesuai instruksi, mengirimkan UASnya ke alamat email Pak Khaerudin.

Udah gitu lanjut maiiiin!!! Dan karena gw si anak mungil dan katanya paling asik buat di godain dan dikerjain, maka gw pun dianiaya. Penganiyayaan Febi dan Gope terhadap gw adalah men-chat senior anak 2005 atas nama gw. Dan gw dipengangin sama Febi supaya nggak bisa gerak. Jahaaaat!!! Hahahaha. Tapi untungnya nama baik gw pun dibersihin lagi. Hihi.

Jam setengah 5 gw pulang, karena gw nggak boleh pulang lewat maghrib. Untung rumah Gope gak begitu jauh dari rumah gw...

Pas di rumah,, ternyata ada sms dari Rizca: "gw takut niii email gw nggak nyampe ke Pak Khae Nggi... udah mana tadi gw telat 20 menit ngiriminnya, lagi!"

Tiba - tiba gw langsung deg - degan demi membaca sms itu. Buru - buru gw bales: "lah, emang ada batas waktunya chaaaa???"

Rizca : "Ada gia, coba deh liat lagi!"

Demi mendengar ini gw segera melompat ke depan komputer dan langsung ol. Gw buka ilmupendidikan.net dengan hati berdebar - debar dan... dan... ITULAH! Pengumumannya di Homepage!!!

EMAIL PALING LAMBAT DIKIRIM PUKUL 11.20 SIANG. SETIAP 10 MENIT KETERLAMBATAN DIKURANGI 5 POINT!!!!

Huaaaaaaah!!! JELEGGGERRR!!! Rasanya kayak ada petir yang menyambar di siang bolong. Apa artinya klo jawaban tepat tapi dapet pengurangan point yang luar biasa???paling lambat dikirim yang 11.20, tapi gw ngirim jam 13.00!!! Gilaaa... gw itung - itung ada sekitar 50 point dikurangin!!! OHMAIGAT!!!

Gw langsung buru - buru sms Febi dan Gope dan mereka sama kagetnya. Tapi demi melihat mereka panik, gw pun langsung bersikap stay cool, dan bersikap sok dewasa dan bijaksana (padahal mahhh... beuuh... hati gw gelisah nggak karuan, takut, mau nangis..tapi daripada semuanya pada hopeless gitu kan?). Gw ucapkan kata - kata penghiburan (tapi kata - kata penghiburan ini nggak mempan buat gw. Dan gak ada orang yang ngasih kata penghiburan buat gw). Mau ngomong sama Bubu, Bapak, atau Dita pun nggak enak. Jadi ya pendam ajaaa...

Semenjak itu gw gak pernah tidur tenang. Gw selalu mikirin kecerobohan yang membuat kita semua nggak liat batas waktu pengumpulan UAS.

Namun akhirnya, saat nilai dibagikan, Alhamdulillah, bener - bener Alhamdulillah banget,,, nilai kita bertiga B!!! Nggak nyangka banget!!!

16 Fakta Tentang Mimpi

0 comments
1. Sepertiga hidup kita dihabiskan untuk bermimpi
2. Dalam seluruh usia kita, kita menghabiskan 6 tahun diantaranya untuk bermimpi
3. Mimpi sama tuanya dengan sejarah manusia. Dahulu di zaman Yunan, mimpi yang mencolok dilaporkan pada Senat untuk dianlisis dan diinterpretasi
4. Setiap orang bermimpi. Setiap orang!
5. Kita bermimpi rata - rata satu sampai dua jam setiap malamnya. Da kita sering mengalami empat sampai tujuh mimpi yang berlainan dalam satu malam.
6. Orang buta juga bermimpi lho! Gambaran yang muncul dalam mimpi mereka tergantung dari apakah mereka buta sejak lahir atau buta kemudian. Tapi mimpi itu bukan cuma pengelihatan. Suara, tekstur, dan bau adalah hal yang sangat sensitif bagi tuna netra. Mimpi mereka berdasarkan ketiga indera itu.
7. Mimpi itu tidak bisa dihindarkan. Kurangnya aktivitas bermimpi menandakan kekurangan protein atau gangguan kepribadian
8. Lima menit setelah mimpi usai, setengah isinya terlupakan. Setelah sepuluh menit, 90% nya hilang dari memori.
9. Kata mimpi berasal dari bahasa Inggris Pertengahan yaitu "dreme" yang berarti "kesenangan" dan "musik".
10. Cowok kebanyakan bermimpi tentang cowok lain (emang bener ya?) dan cewek bermimpi tentang cowok sama seringnya dengan mimpi mereka tentang cewek.
11. Riset menunjukkan bahwa gelombang otak kita lebih aktif ketika kita bermimpi ketimbang saat kita terjaga.
12. Pemimpi yang terbangun setelah tahap tidur REM (Rapid Eye Movement, berlangsung 3-50 menit) sanggup mengingat mimpi mereka dengam jelas dibanding pemimpi yang tidur dari malam hingga tadi.
13. Orang yang berhenti merokok mengalami mimpi lebih panjang dan lebih intens
14. Bayi tidak bermimpi tentang diri mereka sendiri. Mereka tidak muncul dalam mimpi mereka sampai memasuki usia 3-4 tahun (lalu mereka mimpi apa ya?)
15. Kalau kamu sedang mendengkur, artinya kamu tidak sedang bermimpi
16. Mimpi buruk biasa terjadi pada anak - anak dan mulai mereka alami memasuki usia 3 tahun.

Boleh percaya, boleh tidak. Tapi disarankan, percayalah kepada Allah swat :D

Sumber : klipingan tabloid Teen sejak SMP

BELAJAR

0 comments
Selama ini kita sebagai pelajar pastinya selalu mendengar dan akrab sekali dengan kata - kata Belajar. Tapi sebenarnya apakah belajar itu? Saya akan mencoba memaparkan sedikit pengetahuan saya mengenai Belajar. Mungkin dapat menjadi informasi berguna bagi Anda yang membacanya.

Belajar merupakan salah satu aspek dalam psikologi (seperti halnya minat, intelegensi, motivasi, dll) yang diterapkan dan dikembangkan langsung dalam bidang pendidikan, dan dijadikan obyek formal disiplin Teknologi Pendidikan. Sesuai dengan adanya berbagai aliran dalam psikologi, maka pengertian dan konsep belajar juga berbeda berdasarkan perbedaan aliran tersebut:
1. Menurut aliran psikologi behaviouristic,ditekankan pada adanya perubahan perilaku seseorang yang dapat dilihat.
2. Menurut aliran psikologi cognitivistic, ditekankan pada adanya perubahan disposisi pada pikiran seseorang yang tidak seketika tampak namun mempengaruhi segala tindakannya.
3. Menurut aliran psikologi constructivistic, ditekankan pada adanya kemampuan seseorang untuk menciptakan perubahan, pemahaman, dan pengalaman baru.

Secara umum dapat dikatakan bahwa belajar adalah perubahan yang relatif menetap dan terjadi karena adanya PEMAHAMAN, PRAKTEK, dan PENGALAMAN.Belajar itu sendiri dapat merupakan penambahan (hal yang baru), pengurangan (kebiasaan salah) dan modifikasi.

Belajar itu mempunyai ciri - cirinya. Ciri - ciri belajar adalah:
a. bertambahnya jumlah pengetahuan
b. kemampuan mengingat dan reproduksi
c. menerapkan pengetahuan
d. menyimpulkan makna
e. menafsirkan dan mengkaitkan dengan realitas
f. Berubah sebagai pribadi

Beberapa pendapat para Ahli mengenai Belajar

Menurut Confusius : Apa yang saya dengar, saya lupa. Apa yang saya lihat, saya ingat. Apa yang saja kerjakan, saya pahami.


Silberman berpendapat : What I hear, I forget. What I hear dan see, I remember a little. What I see, I hear, and discuss with someone else, I begin to understand. What I hear, see, discuss and do, I acquire knowledge and skill. What I teach to another, I master.


Ada hal yang mungki menarik untuk Anda ketahui, mengenai sebesar besar presentasi orang dari mana ia belajar.
.10% dari yang dibaca
.20% dari yang didengar
.30% dari yang dilihat
.50% dari yang dilihat dan didengar
.70% dari yang dikatakan
.90% dari yang dikatakan dan dilakukan
(yang seratus 100%, saya sendiri belum mendapat kejelasannya. Saya belum sempat bertanya pada dosen saya mengenai ini. Tapi saya akan bertanya. Atau mungkin Anda ada yang tahu?)

Nah, selesai membaca uraian di atas mengenai belajar?
Jadi, sudahkan Anda belajar yang benar - benar belajar??

sumber : berbagai catatan, handout, dan segala yang dikatakan Prof. Yusufhadi Miarso, Bapak Teknologi Pendidikan Indonesia, dosen pengampu Pengantar Teknologi Pendidikan dan Landasan Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Jakarta Jurusan TP 2009... dan ditambah pemikiran pribadi dong...

Bicara Selintas tentang Teknologi Pendidikan

1 comments
Kebetulan saya kuliah mengambil jurusan Kurikulum & Teknologi Pendidikan. Dulu waktu memilih jurusan ini, ada banyak pertimbangannya. Namun setelah mencari informasi dari berbagai pihak, rupanya jurusan ini (orang - orang lebih suka menyingkatnya menjadi TP) amat sangat bagus. terutama di era yang serba canggih ini.

Apa yang terlintas dari kata Anda jika mendengar "Teknologi"? Kebanyakan orang mungkin akan menyebutkan komputer, roket, televisi, dan berbagai perangkat keras lainnya. Namun tahukan bahwa sebenarnya teknologi adalah sesuatu yang bisa mengubah sesuatu agar mempunyai nilai tambah? Dengan begitu, teknologi tentunya tidak selalu berhubungan perangkat keras atau peranti elektronik seperti itu. Benda seperti kacamata pun, termasuk teknologi. Dengan kacamata, penglihatan bisa menjadi lebih baik. Begitu juga pada era manusia purba, pakaian dari kulit yang sederhana disebut juga sebagai teknologi. Lantas, bagaimana dengan Teknologi Pendidikan?

Dari tahun ke tahun, definisi mengenai Teknologi Pendidikan selalu berubah - ubah. Alasannya karena Teknologi Pendidikan merupakan suatu disiplin ilmu yang dinamis, yang selalu berubah mengikuti lingkungan, yang selalu berusaha menjawab berbagai masalah baru yang timbul dalam dunia pendidikan.

AECT (Associaton of Educational and Communication Technolgy), salah satu organisasi internasional yang mengembangkan TP, telah mengeluarkan banyak definisi TP dari tahun ke tahun, zaman ke zaman. Namun karena saya disini menulis untuk dibaca orang banyak, maka agar tidak membingungkan, saya akan menyatakan definisi dari TP secara sederhana menurut pandangan saya sendiri, yaitu :

Teknologi Pendidikan adalah suatu upaya yang menitik beratkan proses belajar dengan lebih menyenangkan, menarik, dan efektif.


Menurut definisi AECT terbaru tahun 2008 (bisa dibaca di buku Instructional Technolgy terbitan tahun 2008, ditulis oleh Michael Molenda & Alan Januzewski), Teknologi Pendidikan mempunyai bidang atau kawasan khusus. Apa yang dimaksud dengan kawasan itu? Bidang atau kawasan adalah suatu lahan dimana para TPers (sebuatan orang - orang TP) dapat menyalurkan ilmu mereka. Kawasan TP dulu ada 5 menurut definisi AECT tahun 1994. Yaitu :
1. Development (Pengembangan)
2. Utilization (Pemanfaatan)
3. Design (Disain/Perancangan)
4. Evaluation (Penilaian)
5. Management (Pengelolaan)
Semua menyangkut proses dan sumber belajar.

Namun seiring perkembangan, definisi terbaru pun hanya terbagi menjadi 4 kawasan saja, yaitu :
1. Study & Ethical Practice (Belajar & Praktek yang didasarkan pada etika).
2. Facilitating Learning and Improving Performance (Memfasilitasi Belajar dan Peningkatan Kinerja).
3. Creating, Using, Managing (Penciptaan, Pemanfaatan, Pengelolaan).
4. Processes and Resources (Proses dan Sumber Belajar)

Definisi terbaru ini menyempurnakan definisi yang lama. Jika kita lihat sepintas, tampaknya definisi yang lama dihilangkan begitu saja. Tapi sebenarnya jika Anda jeli melihat, tidak lho! Using dan Managing sama dengan Utilization dan Management. Lalu bagaimana dengan Design, Development, dan Evaluation? Apakah hilang begitu saja?

Tentu tidak. Coba simak :
Creating. Penciptaan. Dalam penciptaan pasti mempunyai urutan - urutan prosesnya bukan? Disinilah ketiga kawasan lama yang hilang 'bersembunyi'. Dalam definisi terbaru, Design, Development, dan Evaluation dimasukkan ke dalam Creating, sebagai suatu kesatuan. Contoh sederhananya, jika kita ingin membuat CD Pembelajaran Interaktif. Pastinya kita harus mendisain konten, layout, bagaimana yang cocok, yang sesuai dengan target. Jika sudah didisain, tinggal kita mengembangkannya. Entah itu dari segi materi atau layoutnya. Jangan lupa dipikirkan sistem pendistribusian, promosi, dan marketingnya. Kita tidak langsung mempublikasikannya melainkan menguji cobanya dulu. Misalnya dengan mengujicobakannya ke beberapa sekolah. Ini masuk ke dalam tahap evaluasi. Apakah CD Pembelajaran Interaktif yang dibuat itu sudah benar - benar mencapai target? Jika sudah begitu, baru produk bisa dipasarkan dan dipublikasikan.

Lalu bagaimana dengan teknologi yang dimaksud dalam teknologi pendidikan?

Tentu saja berbagai media elektronik memang menjadi salah satunya. Contohnya dalam e-learning, yang menggunakan berbagai perangkat elektronik seperti komputer, televisi, radio, dan lain sebagainya. Atau online learning yang memanfaatkan seperangkat komputer dan jaringannya. Tapi bukan TPers sejati namanya jika hanya terpaku dengan teknologi yang seperti itu. Tugas TPers adalah menciptakan learning environment (suasana belajar) yang menyenangkan. Dan ada banyak sekali teknologinya; diantara dengan menggunakan motivasi. Misalnya sebelum Guru mulai membelajarkan Fisika kepada muridnya, Guru dapat menjelaskan terlebih dahulu manfaat dari belajar fisika dan fenomena alam yang dapat dijelaskan dengan fisika. Begitupun dengan sumber belajar. Selain buku, alam, narasumber, dlsb bisa digunakan. Guru harus bisa membangun interaksi (minimal tiga: yaitu antara Pengajar dengan Peserta Didik, Pengajar dengan Sumber Belajar, Peserta Didik dengan Sumber Belajar) agar suasana lebih hidup.

Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana sekarang cara pandang dunia pendidikan harus diubah. Sekolah bukan lagi tempat yang sekadar digunakan untuk belajar dan mencari ilmu. Namun juga harus digunakan untuk belajar bagaimana caranya belajar.

Sumber : segala handout, catatan, dari dosen pengampu Pengantar Teknologi Pendidkan, Prof. Yusufhadi Miarso, yang mana seorang Bapak Teknologi Pendidikan Indonesia, seorang TPers sejati. Merupakan suatu kehormatan besar dibelajarkan oleh Anda. Takkan terlupa kenangan ketika saya harus membaca 21 lembar berbahasa Inggris yang membahas mengenai kawasan Creating hanya dalam dua malam sekaligus membuat makalahnya untuk dipresentasikan. Takkan terlupa bagaimana Anda memarahi kami di depan kelas karena ketidaklengkapan bahan dan sumber. Namun sekali lagi terimakasih. Anda adalah dosen luar biasa. Anda membuat kami belajar bagaimana cara belajar. Terimakasih memberikan saya nilai A untuk semester ini. Senang sekali bisa diajar oleh Anda di semester 2 ini!

YANG PALING DIINGAT

0 comments
Ini adalah sesi curhat saya yang pertama. Karena curhatnya santai, bahasanya pun santai aja ya!

Oke, jadi beginilah, gw mau ceritain soal orang yang Numero Uno, yang pernah dan akan selalu hidup di hati gw. Siapakah?? Mother. Ibu. Mama. Mere. Ummi. Namun gw mempunyai panggilan sendiri untuk memanggil beliau: Bubu.

Jujur aja, selama hidup delapan belas tahun ini, kadang gw suka malu dan kecewa sama diri gw sendiri. Rasanya kok gw belom bisa balas budi gitu ke ortu gw, terutama Bubu. Bayangin uang, kerja keras, keringat, tenaga, pikiran, yang udah Bubu curahkan ke gw selama delapan belas tahun! Mungkin gw gak akan sanggup ngitungnya.

Selama ini Bubu selalu menjadi orangtua dan sehabat bagi gw. Mungkin terkadang Bubu agak keras. Bubu terkadang suka agak marah kalo gw main sampai lewat maghrib atau pergi tanpa kabar. Namun gw ngerti itu semua juga buat kebaikan gw. Gw tahu Bubu nggak akan marah sama gw, kalau hal yang gw lakukan nggak membahayakan atau merugikan diri gw sendiri dan orang lain.

Selama delapan belas tahun, Bubu selalu menjaga gw dengan segala kebaikannya dan kemuliaan hati emas seorang Ibu. Bubu selalu mendoakan gw, selalu ada buat gw kalo gw butuh tempat curhat, dan selalu mau ngajarin gw berbagai hal : masak, nyambel, ngurus kucing, menyulam (gw inget saat - saat panjang yang gw lewatin dengan menyulam bersama Bubu. Kita berdua derada dalam satu ruangan, diam tanpa bicara, namun keheningan yang lebih berarti daripada ribuan kata). Bubu juga yang selalu memperhatikan gw, menasihati gw supaya tetap istiqomah, dan suka memberikan gw kejutan berupa membelikan buku - buku.

Ada banyak saran yang udah Bubu kasih buat gw. Namun yang paling, paling, amat sangat membekas dihati gw adalah tentang kedudukan seorang wanita.

suatu hari kamu bakalan jadi seorang wanita. Dan kamu harus jadi seorang wanita yang pintar dan sholehah. Kelak kamu akan punya suami. Berdoalah, dekatkan diri kepada Allah. Niscaya kamu dapat jodoh yang bisa membuat kamu mengenal Allah lebih dalam lagi. Jodoh yang bisa menghormati kamu dan membantumu membuka pintu menuju surga. Jangan segan meminta kepada Allah. Tapi yang mesti kamu ingat adalah pentingnya menjadi seorang istri yang baik. Seorang istri yang mengabdi pada suami. Sekali kamu udah terikat tali pernikahan, abdikan seluruh jiwa ragamu buat suami kamu. Kamu boleh jadi wanita yang pintar, mandiri, dan sukses. Tapi suami kamu tetaplah pemimpin. Turuti kemauannya dan senangkan hatinya. Dandan yang cantik jika bersamanya. Setia bersamanya di saat - saat senang maupun susah. Ibarat kata jika suami kamu masuk ke liang tikus pun, kamu harus ikut. Jika kamu sudah memenuhi kewajibanmu sebagai seorang istri yang sholelah, InsyaAllah, pintu surga akan terbuka lebar...


Kata - kata yang sangat - sangat membekas di hati gw. Emang sih, kata - kata yang Bubu omongin nggak sebagus ini. Kata - katanya gw perindah lagi disini. Tapi intinya, Bubu berkata; sepandai - pandainya wanita, sekuat - kuatnya wanita, lelaki tetaplah imam. Jadilah istri yang sholelah.

Begitulah... dan sekarang gw pun melakukan apa yang dikatakan Bubu. Berusaha untuk menjadi baik. Gw tahu gw gak akan mungkin dapetin cowok idaman kayak Azzam di cerita Ketika Cinta Bertasbih kalau gw juga nggak punya kelebihan. Gw selalu berusaha untuk menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Mungkin gw gak akan sempurna. Mungkin gw gak akan bisa menjadi orang yang sehebat Azzam. Namun gw selalu mengharap ridho Allah karena gw percaya oleh perkataan:

ridho Allah itu adalah yang paling penting. Pastikan dalam setiap aktivitas kamu mendapatkan ridho Allah. Jika Allah sudah memberikan ridhonya setitik saja pada kita, Subhanallah, rasanya nikmat.


Mudah - mudahan gw diridhoi Allah agar bisa mendapat jodoh yang seperti Azzam. Seorang yang bisa memberikan gw cinta yang selalu bisa mengingatkan gw kepada Allah 'Azza wa Jalla.

Makasih Bubu atas nasihatnya. Nasihat yang gw pikir sangat penting untuk diketahui seorang wanita; seorang calon ibu dan istri. Bubu memberikan nasihat ini udah lama sekali. Mungkin waktu gw kelas 1 SMA. Tapi masih terngiang sampai sekarang...

Jan 28, 2010

THE DEPARTED : polisi atau penjahat?

0 comments

Bagi yang gemar menonton film berkualitas, pasti sudah tidak asing lagi dengan nama sutradara papan atas, Martin Scorsese. Kita mengenal film - film bagus yang digarap oleh sutradara ini diantaranya The Ragging Bull, The Last Temptation of Christ, The Aviator, Gangs of New York, dan masih banyak lagi. Namun kiprahnya selama 26 tahun belum pernah membuatnya memenangkan Piala Oscar walau berkali - kali mendapatkan nominasi. Namun di tahun 2007, film yang disutradarai dan skenarionya ditulis sendiri oleh Scorsese, yaitu The Departed, rupanya membawanya meraih mimpi: memenangkan Piala Oscar. Bukan hanya sebagai Sutradara Terbaik, namun juga Skenario Adaptasi Terbaik, Film Terbaik, dan Editing terbaik.

Film The Departed ini dimainkan oleh anak emas Scorsese yaitu Leonardo DiCaprio (pernah bekerja sama juga di film The Aviator dan Gangs of New York). Dan terbukti memang satu lagi film berkualitas tinggi!

Film ini bisa dibilang, adalah adaptasi dari drama Asia kelas berat yang dibintang Andy Lau, berjudul Infernal Affairs. Setelah dibuat versi Hollywood, judulnya berganti menjadi The Departed.

Selain Leonardo DiCaprio, film ini dibintang sederet bintang ternama lainnya: aktor senior Jack Nicholson, lalu ada Matt Damon, Mark Whalberg, Martin Sheen dan Alec Baldwin.

Bagaimana kisahnya? Kisah ini berpusat pada tiga tokoh utamannya : Billy Costigan (DiCaprio), Collin Sullivan (Damon) dan Frank Costello (Nicholson). Frank Costello adalah seorang pimpinan mafia kelas kakap di Boston, ia mempunyai banyak kekuasaan dan semua orang tunduk padanya. Costello sudah lama diburu oleh pihak kepolisian dan FBI namun ia begitu licin sehingga selalu gagal tertangkap. Akhirnya pihak Boston mengutus Billy Costigan untuk masuk ke dalam jaringan mafia Costello. Karena kecakapannya, Costigan pun dengan mudah menyusup masuk ke dalam jaringan ini dan bahkan menjadi anak buah kepercayaan Costello.

Di lain pihak, ternyata rahasia mengapa Costello tak pernah tertangkap adalah bahwa ia mempunyai anak buah yang ditugaskan untuk menyusup ke dalam FBI yaitu Sullivan. Seperti Costigan, Sullivan dengan mudah dapat diterima di FBI karena kepintarannya dan bahkan menjadi atasan di FBI.

Namun akhrinya semua menjadi rumit. Karena sudah terlampau lama menyusup, akhirnya terjadi krisis identitas antara Costigan dan Sullivan. Mereka menjadi kebingungan dengan identitas mereka sendiri. Tetapi di lain pihak, akhirnya FBI dan jaringan mafia mulai menyadari bahwa ada penyusup di antara mereka. Keadaan ini sangat mengancam Sullivan dan Costigan, dan mereka harus berusaha untuk menangkap yang lain terlebih dahulu.

Secara umum film ini bagus sekali. Tipikal film - film Martin Scorsese: digarap dengan serius, enak ditonton, dan berkualitas. Jika dibandingkan dengan Infernal Affairs, mungkin perbedaannya adalah, jika di Infernal Affairs mengutamakan proses penyusupan, dalam The Departed lebih ke arah pendalaman karakternya. Scorsese mengajak kita sejenak untuk menjadi Costigan dan Sullivan.

Selain hal - hal tersebut, deretan aktor yang memainkan film ini pun bermain luar biasa tanpa cacat. Bahkan pemeran dengan porsi yang kecil saja memainkan perannya dengan bagus. Maka tak heran film ini memenangkan Film Terbaik di ajang Academy Award atau Piala Oscar.

Overall, ini film yang amat sangat top!

HANDPHONE TERSAYANG

0 comments
Saya termasuk tipe orang yang 'setia'. Salah satunya setia menggunakan handphone, sebuah perangkat elektronik yang sudah pasti Anda semua tahu kan?
Oiah, mohon maaf apabila diikutsertakan merk disini ya, tapi penyertaan merk disini semata - mata bukan untuk menjelek - jelekkan atau mencemarkan nama baik. Hanya untuk penegasan saja.

Jadi begini, waktu saya kelas 2 SMA, saya membeli sebuah handphone dengan merk LG KG 200... yah, buat seorang gadis SMA yang polos dan lugu seperti saya, cukup lah fitur - fitur yang ada di handphone tersebut (sms, tlp, wap, mp3 player, kamera, dll). Saya pun senang dengan model candybar handphone itu, soalnya saya tipe orang yang suka 'merusak' barang secara tidak sengaja. Kalau dikasih model yang flip atau slide, udah pasti nggak awet di tangan saya. Jadi, saya dan handphone saya itu pun bersahabat. Kemana - mana saya selalu membawa - bawa handphone ini. Karena saya suka mendengarkan musik, handphone ini pun menjadi andalan saya untuk menghibur diri. Dengan micro sd 1 GB, cukup puas lah bisa dengerin ratusan lagu, ditambah file - file video musik.

Waktu terus berlalu dan saya terus bersama handphone nan mungil ini. Sebenarnya saya merasa amat kasihan dengan handphone ini. Kalau saja handphone bisa bicara dan punya perasaan pasti handphone ini akan mengeluh dan menjerit, karena setiap hari, karena keserampangan saya, handphone ini sering sekali jatuh; mulai dari jatuh yang ringan - ringan saja, sampai jatuh sampai casingnya pecah dan baterenya sampai kepisah dan meloncat mental entah kemana. Tapi ajaib! Handphone itu masih bandel. Saking seringnya saya menjatuhkan handphone ini, teman - teman saya pun suka iseng menghitung berapa kali saya menjatuhkan handphone dalam sehari. Rata - rata sehari saya menjatuhkan handphone 5 kali (waduuhhh parah juga ya, padahal mah suer nggak pernah niat sama sekali). Tapi akhirnya kebiasaan jelek saya ini berkurang juga gara - gara sering ditegur kakak, orangtua, dan sahabat. Namun kebiasaan lain saya muncul yaitu 'meniduri' handphone. Gara - garanya saya kalo sebelum tidur suka dengerin musik dulu, eh akhirnya pas ketiduran handphone -nya ketiban deh! Handphone ini juga sering kebasahan, karena saya suka bawa handphone ke kamar mandi sambil nyetel lagu atau radio.

Tapi walaupun saya udah berlaku dengan amat sangat kejam ke handphone ini, handphone tetep bandel. Gak pernah rusak. Cassing luarnya sampai bocel - bocel, keypadnya rusak, dan penutup slot micro sd -nya ilang, begitu juga penutup tempat charger dan headsetnya. Tapi tetep aja nggak rusak - rusak tuh handphone.

Akhirnya saya pun menghabiskan waktu kurang lebih 2 tahun setengah dengan handphone itu. Lalu baru - baru ini, saat pergantian semester 1 ke semester 2,,,, saya pun dibelikan sebuah handphone baru. Mungkin ayah saya tahu saya ini rentan merusakkan barang, dan menurut pengalaman, rupanya tipe LG itu cocok untuk saya karena 'susah rusaknya'.

Akhirnya ayah saya pun membelikan saya sebuah handphone LG bertipe GW 300 yang modelnya full QWERTY...

Akhirnya, saya pun berhenti menggunakan handphone LG KG 200 saya. Namun, handphone itu masih tersimpan dengan baik karena selain saya juga merasa berat melepasnya (entah kenapa ada suatu chemistry yang aneh antara saya dengan handphone ini)saya juga yakin nggak ada yang mau beli handphone yang keadaannya sudah rombeng ini.

Begitulah. handphone itu pun tergeletak mati dan tak pernah tersentuh lagi. Hari pertama ada suatu kejadian aneh.

Jadi begini, salah satu fitur yang ada di handphone LG KG 200 yang selalu saya gunakan tiap hari selain sms dan telepon adalah alarm. Setiap hari saya menyetel alarm pukul 3, untuk membangunkan saya sholat malam. Biasanya saja mengaktifkan alarm itu dengan getaran saja, supaya tidak mengganggu kakak yang tidur di kamar sebelah.Saya taruh handphone itu di bawah bantal saya jadi saya dapat merasakan getar hingga terbangun.

Hari pertama dengan HP baru saja, saya taruh handphone lama saya di ruang depan, mati, dengan SIM yang kosong.

Namun begitu kagetnya ketika pukul 3 tepat saya terbangun karena ada bunyi yang nyaring sekali!!!! Saya langsung melompat bangun sambil mencari handphone baru saja, tapi ternyata bukan dia yang bunyi, karena ternyata handphone nya mati! Ohhh... rupanya yang bunyi handphone saya yang lama!

Sungguh kaget. Saya segera menyalakan lampu dan keluar, ke ruang depan, dan menemukan bahwa hanpdhone saya yang lama membunyikan alarm pukul 3 tepat. Seperti dulu, setiap hari dia membangunkan saya pukul 3 tepat, untuk bercengkrama bersama Allah... Duuh... saya berpikir bahwa mungkin ada suatu kesalahan di handphone ini sampai bisa begitu. Tapi saya tak ambil pusing!

Saya segera berwudhu dan sholat!
Dan semenjak itu, handphone lama saya tak pernah lagi berbunyi pukul 3 pagi, karena sudah ada handphone baru yang menggantikannya membunyikan alarm setiap dini hari...

About me

My photo
seorang gadis mungil yang biasa - biasa saja tapi mencoba untuk survive di saat - saat yang luar biasa!
 

blog gado - gado Design by Insight © 2009